UPZISNU Al-Falah Gandeng MWC LAZISNU Kencong, Takmir, dan Remas Matangkan Rencana Penasarufan Zakat Mal 40 Juta Rupiah untuk Dhuafa
Muharam

UPZISNU Al-Falah Gandeng MWC LAZISNU Kencong, Takmir, dan Remas Matangkan Rencana Penasarufan Zakat Mal 40 Juta Rupiah untuk Dhuafa

10 June 2026 521x Dilihat M. Ilham Fikron

KENCONG– Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Al-Falah Kencong menggelar rapat koordinasi penting di Kantor Sekretariat Masjid Besar Al-Falah pada Rabu malam (10/06/2026).

Rapat ini diadakan guna mematangkan rencana pentasarufan (penyaluran) dana umat sebesar Rp40.460.000 yang dijadwalkan terealisasi pada 24 Juni mendatang, bertepatan dengan bulan Muharam 1448 H.

Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Ketua UPZISNU Al-Falah, Bapak Abdul Ghofar, serta jajaran gabungan Takmir dan Remaja Masjid (Remas). Turut hadir pula Ketua MWC LAZISNU Kencong, Ustadz Rofii, untuk mengawal jalannya koordinasi.

Rapat dibuka secara resmi oleh Bapak Abdul Ghofar. Dalam pengantarnya, selaku Ketua UPZISNU Al-Falah, ia menyampaikan bahwa panitia telah berhasil menghimpun data para calon penerima manfaat, yang mayoritas berlatar belakang fakir miskin, duafa, dan janda.

"Kami telah mengantongi data nama para calon penerima. Namun, panitia sangat menekankan pentingnya aspek transparansi serta dokumentasi yang kuat, baik saat proses penyerahan maupun penerimaan nanti," ujar Pak Abdul Ghofar.

Ketua Takmir Masjid Besar Al-Falah, H. Misbakhul Munir, dalam sambutannya merinci alokasi dana umat senilai Rp40.465.000 tersebut. Sebanyak Rp30 juta akan disalurkan dalam bentuk dana konsumtif, sedangkan Rp10 juta sisanya akan diwujudkan dalam bentuk barang produktif untuk menunjang kemandirian ekonomi umat.

Lebih lanjut, Bapak Munir memberikan instruksi tegas kepada seluruh panitia yang hadir untuk melakukan pengecekan dan verifikasi ulang secara langsung ke lapangan.

"Kita harus cek dan verifikasi ulang calon penerima maslahat melalui survei lapangan. Tugas ini bukan main-main, karena nantinya kita harus bertanggung jawab langsung kepada Allah Swt. terlebih dahulu, kemudian kepada para muzaki (pemberi zakat) dan mustahiq (penerima zakat)," tegas H. Misbakhul Munir.

Usai sambutan, agenda dilanjutkan dengan sesi musyawarah inti. Bersama Ustadz Rofii selaku Ketua MWC LAZISNU Kencong, gabungan pengurus Takmir dan Remas fokus membahas teknis survei lapangan, pembagian tugas wilayah, serta melakukan piloting pemetaan antara petugas lapangan dengan calon penerima manfaat agar penyaluran benar-benar tepat sasaran.

Rapat koordinasi yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama, menandai kesiapan penuh seluruh elemen panitia dalam mengawal amanah umat secara transparan dan akuntabel.

M. Ilham Fikron

Penulis

M. Ilham Fikron

Kontributor

Bagikan Artikel: